Jumat, 16 November 2018

Teripang dan Kista Ovarium

Teripang membantu pengobatan tumor pada ovarium wanita. Penyakit Kista Ovarium merupakan salah satu penyakit yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, berikut adalah penjelasan singkat mengenai kista ovarium.

 Teripang dan Kista Ovarium

Penyebab Penyakit Kista Ovarium

Penyakit kista ovarium adalah biasanya ada di indung telur dengan massa yang berisi cairan. Cairan ini bisa berbentuk cair maupun kental seperti gel. Cairan ini diproduksi oleh kelenjar yang ada di ovarium. Nah cairan tersebut tidak dapat dikeluarkan sehingga mengendap dan lama lama menumpuk dan makin lama makin membesar dan bisa memicu terjadinya kanker rahim.

Penyebab penyakit kista ini ada banyak faktor. Bisa saja dari faktor keturunan, faktor hormon, atau bisa juga faktor kebiasaan pola hidup yang tidak sehat. Untuk penyakit kita yang jinak ini memang sering terjadi dan tidak menimbulkan efek atau gejala sakit apapun di dalam tubuh dan dengan sendirinya akan hilang tanpa harus melakukan terapi pengobatan atau tindakan lainnya. Namun jika kista yang ada di dalam rahim ukurannya sudah cukup besar maka gejala – gejala dan rasa sakit akan mulai muncul.

Biasanya awalnya bagian perut akan terasa tidak nyaman. Kista yang semakin lama semakin membesar lama kelamaan akan menekan kandung kemih sehingga membuat rasa nyeri dan sakit dan juga akan mengganggu proses ekskresi tubuh karena kantong urinnya terdesak sehingga daya tampung urin menjadi lebih sedikit dan akan sering buang air kecil

Gejala Kista Ovarium

Gejala kista ovarium kebanyakan beberapa kasus tidak menimbulkan gejala, atau hanya sedikit nyeri yang tidak berbahaya. Tetapi adapula kista yang berkembang menjadi besar dan menimpulkan nyeri yang tajam. Untuk pemastian penyakit kista tidak bisa dilihat dari gejala-gejala saja karena mungkin gejalanya mirip dengan keadaan lain seperti endometriosis, radang panggul, kehamilan ektopik (di luar rahim) atau kanker ovarium.

Meski demikian, penting untuk memperhatikan setiap gejala atau perubahan ditubuh anda untuk mengetahui gejala mana yang serius yang harus segera ditangani. Gejala-gejala berikut mungkin muncul bila Anda mempunyai kista ovarium:

  1. Perut terasa penuh, berat, kembung
  2. Tekanan pada dubur dan kandung kemih (sulit buang air kecil)
  3. Haid tidak teratur
  4. Nyeri panggul yang menetap atau kambuhan yang dapat menyebar ke punggung bawah dan paha.
  5. Nyeri sanggama
  6. Mual, ingin muntah, atau pengerasan payudara mirip seperti pada saat hamil.

Gejala-gejala berikut memberikan petunjuk diperlukan penanganan segera:
  • Nyeri perut yang tajam dan tiba-tiba
  • Nyeri bersamaan dengan demam
  • Rasa ingin muntah

Teripang dan Spirulina untuk Kista Ovarium

Berikut adalah kesaksian kesembuhan dari penyakit kista ovarium setelah rutin mengkonsumsi obat kista ovarium alami ektrak Teripang / jeli gamat dan spirulina – Kisah Jeli Gamat Menumpas KISTA.

Testimoni Penderita Kista Ovarium

Kenangan pahit pada medio Januari 2003, takkan terhapus dari ingatan Nenden Asriani. Wanita berusia 30tahun itu baru mulai mengetik ditempat kerjanya saat perut kiri bawah mendadak perih bak tertusuk pisau tak sanggup menahan sakit, Nenden tak sadarkan diri. Beberapa saat terbangun, Nenden mengejang dan meronta karena rasa nyeri tak hilang, justru semakin meningkat. Lantas, ia dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Hasil diaknosis dokter dan pengecekkan USG, nyeri menusuk itu disebabkan haid dan salah mengasup makanan penyebap lambung bereaksi. Tak yakin dengan hasil itu,

Nenden mendatangi dokter lainnya di kota Bandung, Jawa barat. “saya pikir ini usus buntu kok”, kata Ibu satu anak itu. Alhasil, dokter kedua juga memvonis nyeri haid sebagai penyebab. Makanan pedas maupun asam dipantang, dan peredam rasa sakit pun diasup agar nyeri tak kembali datang. Namun, kesembuhan bagai fatamorgana. Rasa nyeri perut terus mendera dan darah menstruasi terus mengalir walau telah berjalan 40 hari.

Ditengah putus asa mengasup obat-obatan dokter, Nenden memeriksakan diri ke dokter lain kali ini, alat USG menangkap adanya kista berukuran 7 cm bersarang di indung telur yang kerap disebut Kista Ovarium . Penyebap kista memang belum diketahui tetapi membahayakan. Karena menyerang dan mendesak sel telur. Kista menekan indung telur sehingga pada bagian perut terasa nyeri. Pada kasus Nenden, kista yang dimaksud adalah Endometriosis yang menyebabkan nyeri saat haid.

Anjuran dokter agar mengangkat kista ditepisnya. Sebab, ia tak yakin nyeri hilang setelah kista dibuang. Nenden akhirnya mengikuti anjuran teman untuk rutin mengkomsumsi jely gamat 2x 1 sendok makan setiap hari. Hasilnya, 3 bulan kemudian USG menangkap gambar kista hanya tersisa 3 cm di indung telur. bersamaan dengan itu, Nenden tidak pernah terasa lagi nyeri perutnya. Haidnya menjadi lebih lancar.

Menurut Dr Tagor Sidabutar SpOG, dari Rumah sakit PGI Cikini, Jakarta, mekanisme pengobatan kista dilakukan dengan membangkitkan antitumor

Jumat, 12 Oktober 2018

Hipertiroid Tanpa Operasi dan Radiasi

Tiroid terletak di bagian leher depan. bagian ini akan menonjol jika seseorang menderita penyakit tiroid ini. penyakit tiroid dikenal juga dengan kelenjar gondok. Hipertiroid adalah suatu kondisi dimana kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif sehingga menghasilkan hormon-hormon tiroid secara berlebihan di dalam darah, yang membuat metabolisme tubuh menjadi lebih cepat dan dapat membuat kualitas hidup dari penderitanya menurun.

[2852.jpg]

Fungsi Tiroid

Tiroid satunya-satunya organ tubuh manusia yang dapat menyerap yodium atau iodin melalui pencernaan. Dengan asam amino tirosin, kelenjar mengubah yodium menjadi hormon tirosin berupa triiodotironin T3 dan triiodotiroksin T4. Dalam keadaan normal dikeluarkan 80% T4 dan 15% T3. Sisanya hormon lain seperti T2. T3 dan T4 membantu sel mengubah oksigen dan kalori menjadi tenaga. Setelah hormon tiroid digunakan, beberapa yodium dalam hormon kembali ke kelenjar tiroid dan didaurulang menghasilkan hormon tiroid.

Gejala dan Keluhan Hipertiroid

  1. Gelisah/tidak tenang/emosi labil
  2. Jantung berdebar,denyut nadi cepat/tidak teratur
  3. Berat badan turun
  4. Banyak keringat
  5. Lebih suka cuaca dingin/tidak tahan panas
  6. Sering buang air besar
  7. kulit lebab/basah
  8. Jari tangan gemetar (tremor)
  9. Lumpuh/lemah otot tungkai bawah
  10. Kelenjar tiroid(gondok) membesar (tidak selalu)
  11. Bola mata menonjol
  12. Haid tidak teratur

Pengobatan Hipertiroid Tanpa Operasi dan Radiasi

Berikut adalah testimoni pengobatan hipertiroid dengan ekstrak Gamat dan Spirulina:
Sembuh dari bengkak Thyroid - Tini Kartini- Bandung , Jawa Barat

https://2.bp.blogspot.com/-LSDPrF97qDo/V0fhAw4DKhI/AAAAAAAAAiQ/r9c29BrJ-NgH-k5neHm8uLX-60rx2eV0ACLcB/s1600/testi-tinitiroid.jpg

Tahun 2004 saya melahirkan, setelah itu saya mulai merasakan ada benjolan dileher. Awal nya hanya kecil saja, tapi saya tetap memeriksakan ke dokter. Dokter hanya mengatakan ini tidak apa-apa, akan sembuh dengan sendiri nya. Saya hanya disarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan laut, ikan dan sejenis nya. Namun pada tahun 2010, benjolan ini semakin besar dan tidak ada perubahan. Malah badan saya semakin lemah, stamina menurun, nafas menjadi sesak dan jika makan terasa mengganjal.

Pada tahun 2011 saya bertemu dengan ibu Lily dari Bandung. Beliau memperkenalkan saya dengan produk Luxor Jeli Gamat. Awal nya saya hanya mengkonsumsi Jeli Gamat. Namun berikutnya saya juga mengkonsumsi Spirulina Pacifica, Vitaluxor dan Ex-Tar C Plus. Setelah 4 Bulan mengkonsumsi, saya mulai merasakan hasilnya. Benjolan di leher mulai berangsur mengecil, nafas menjadi normal, dan pada saat makan dan menelan makanan tidak terganggu lagi. Selama penyembuhan saya mengkonsumsi Jeli Gamat 3 X 2 sendok makan Spirulina Pacifica 3 X 10 butir Vitaluxor 2 X 1 kapsul Ex-Tar C plus 2 X 1 tablet Sampai saat ini saya masih mengkonsumsi produk Luxor untuk kesembuhan dan kesehatan saya.

Testimoni Penyakit Tiroid - Gondok

KE MANA PUN PERGI KIPAS TAK PERNAH LEPAS DARI TANGAN ANDI ZAHRA. PEREMPUAN 45 TAHUN ITU MUDAH LELAH, BERKERINGAT, DAN NAFSU MAKAN TURUN. HANYA DALAM 3 BULAN, BOBOT TUBUH ANJLOK MENJADI 48 KG DARI SEMULA 68 KG. ZAHRA SETINGGI 165 CM TAMPAK KURUS KERING. BIANG KELADI ITU SEMUA ADALAH HIPERTIROID ALIAS KELENJAR TIROID BERLEBIH.

[2851.jpg]

Andi Zahra semula mengira keletihan itu efek samping olahraga. Ia memang gemar bermain softball. Namun, ketika ia menghentikan aktivitas olahraga, kelelahan tak kunjung sirna. Selain itu, 'Saya kerap merasa kegerahan tanpa sebab,' kata kelahiran 12 Maret 1964 itu.Gejala lain, diare hingga 20 kali sehari. Gangguan kesehatan itu ia rasakan selama 4 bulan.

Kondisi itulah yang mendorong ia memeriksakan diri ke dokter. Hasil pemeriksaan membuktikan ia positif hipertiroid. Tiroid atau kelenjar gondok di tenggorokan adalah organ yang berfungsi mengatur proses metabolisme tubuh seperti detak jantung dan pertumbuhan tinggi badan. Kemampuan tubuh membuat protein dipengaruhi oleh kelenjar berbobot 28,4 g itu.

Rusak
Tiroid itu rusak jika menyimpang dari fungsinya memproduksi dua macam horman, T3 triiodotironin dan T4 triiodotriosin. Menurut Prof dr Slamet Suyono SpPD-KE, endokrinologis Rumahsakit Ciptomangunkusumo, Jakarta, kondisi kelainan kelenjar bermacam-macam. Bisa berupa hipotiroid, eutiroid, dan hipertiroid. Jika kelenjar gagal memproduksi hormon seperti keadaan normal, kondisi itu disebut hipotiroid. Eutiroid adalah sebutan fungsi kelenjar berjalan normal, tetapi kondisinya membesar. Sementara pada kasus hipertiroid, kelenjar terlalu aktif memproduksi hormon sehingga kadar T3 dan T4 dalam butuh berlebih. Dampaknya terjadi peningkatan fungsi tubuh sehingga penderita kerap buang air besar, badan sering berkeringat, letih dan lesu, serta bobot badan anjlok.

Penyebab rusaknya tiroid beragam, seperti peradangan pada kelenjar tiroid, konsumsi hormon tiroid berlebih, dan produksi TSH thyroid stimulating hormone pada kelenjar pituitari yang abnormal. Itulah yang dialami Andi Zahra sejak 1992. 'Kadar T4 saya saat itu 17 μg/dl, TSH 0,01 μIU/ml,' kata Zahra. Disebut hipertiroid jika kadar T4 melebihi ambang normal 4,3-12,4 μg/dl. Nilai ambang normal untuk TSH 0,50-4,00 μIU/ml.

Dokter menyarankan pengobatan antitiroid selama 6 bulan. Zahra rutin mengkonsumsi 10 tetes obat dari dokter 2 kali sehari. Namun, setelah setengah tahun pengobatan, ia tak kunjung sembuh. Delapan tahun berselang, benjolan membesar menjadi sebesar bola tenis. Ia pun kerap kesulitan tidur. Kondisi fisik melemah, tak heran emosinya pun gampang tersulut.

Pada pertengahan 2007, ia tak mampu lagi menelan nasi sehingga menggantungkan nutrisi dari buah dan susu. Kesehatan tubuhnya terus melorot sehingga ia hanya mampu terbaring di tempat tidur. Kadar T4 melonjak menjadi 20 μg/dl. 'Kadar TSH nyaris nol,' kata Zahra.

Antitiroid
Seorang kerabat menyarankan alumnus Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, itu untuk mengkonsumsi ekstrak teripang. Ia rutin mengkonsumsi 3 sendok makan teripang 3 kali sehari. Efeknya mulai terasa setelah sehari: ia mampu menelan nasi. Tiga hari kemudian, bobot badan Zahra naik setengah kg. Efek lain gejala kerap berkeringat dan buang air besar ketika bersantap pun hilang.

Pemeriksaan terakhir pada Juli 2009, kadar T4 7 μg/dl alias normal. Kadar TSH 0,25 μIU/ml alias dalam kondisi membaik. Menurut Dr Muhilal, pakar gizi di Bogor, Jawa Barat, pasien hipertiroid membutuhkan vitamin, mineral, dan asupan antitiroid. Mineral dan vitamin berfungsi membantu kelancaran sekresi hormon peningkat kekebalan tubuh. Faedah lain membersihkan racun di ginjal yang menghambat keseimbangan hormon tiroid dalam darah.

Komoditas yang mampu memenuhi itu semua antara lain teripang, spirulina, dan chlorella. Teripang misalnya, mengandung 59 jenis asam lemak, 9 jenis karbohidrat, 19 jenis amino, 10 jenis mineral, 25 vitamin, dan 5 jenis sterol. Dengan peran itu, ekstrak teripang membantu proses penyembuhan hipertiroid yang dialami Andi Zahra.